RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)
TOPIK
LARUTAN
ELEKTROLIT DAN NON ELEKTROLIT
OLEH :
DWI AZARIANTI
ACC 114 012
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KIMIA
JURUSAN PENDIDIKAN MIPA
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS PALANGKARAYA
2016
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
|
Satuan
Pendidikan
|
:
|
SMA
|
|
Mata Pelajaran
|
:
|
Kimia
|
|
Kelas/Semester
|
:
|
X/I
|
|
Materi
|
:
|
Larutan
Elektrolit dan Larutan Non Elektrolit
|
|
Alokasi Waktu
|
:
|
1 X 15 menit
|
A. Kompetensi Inti (KI)
|
KI 1
|
:
|
Menghargai dan menghayati
ajaran agama yang dianutnya.
|
|
KI 2
|
:
|
Menghargai dan menghayati perilaku jujur, disiplin,
tanggung jawab,
peduli (toleransi, gotong royong), santun, percaya diri, dalam berinteraksi
secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan
dan keberadaannya.
|
|
KI 3
|
:
|
Memahami pengetahuan (faktual, konseptual, dan
prosedural) berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan,
teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan kejadian tampak mata.
|
|
KI 4
|
:
|
Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam ranah konkret
(menggunakan, mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah
abstrak (menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai
dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut
pandang/teori.
|
B. Kompetensi Dasar dan
Indikator
KD
dari KI 1 :
1.1 Menyadari adanya keteraturan struktur
partikel materi sebagai wujud kebesaran Tuhan YME dan
pengetahuan tentang struktur partikel materi sebagai hasil pemikiran kreatif manusia
yang kebenarannya bersifat tentatif.
Indikator
·
Mengucapkan
salam ketika memasuki ruangan kelas
·
Meningkatkan
rasa syukur kepada Allah YME
KD
dari KI 2
2.1 Menunjukkan perilaku ilmiah (memiliki rasa
ingin tahu, disiplin, jujur, objektif,
terbuka, mampu membedakan fakta dan
opini, ulet, teliti, bertanggung jawab, kritis, kreatif, inovatif, demokratis,
komunikatif) dalam merancang dan melakukan percobaan serta berdiskusi yang
diwujudkan dalam sikap sehari-hari.
Indikator
·
Menunjukan perilaku
ilmiah dalam belajar
2.3 Menunjukkan
perilaku responsive dan pro-aktif serta
bijaksana
sebagai wujud kemampuan memecahkan masalah dan membuat keputusan
Indikator
·
Menunjukkan perilaku aktif dalam belajar
KD
dari KI 3
3.8 Menganalisis sifat larutan elektrolit dan
larutan nonelektrolit berdasarkan daya hantar listriknya.
Indikator
·
Menjelaskan pengertian larutan elektrolit dan
non elektrolit
·
Menuliskan contoh-contoh larutan
elektrolit dan non elektrolit
·
Mengamati contoh ilustrasi gambar larutan elektrolit dan non
elektrolit
·
Menuliskan ciri-ciri larutan elektrolit dan
non elektrolit berdasarkan ilustrasi gambar
·
Mengelompokkan larutan ke dalam larutan elektrolit
dan nonelektrolit
·
Menyebutkan gejala-gejala hantaran arus
listrik dalam berbagai larutan berdasarkan hasil pengamatan dari media
ilustrasi
KD
dari KI 4
4.8 Menyimpulkan
serta menyajikan hasil percobaan untuk mengetahui sifat larutan elektrolit dan
larutan non- elektrolit .
Indikator
· Menyimpulkan hasil diskusi tentang larutan
elektrolit dan non elektrolit dari media ilustrasi gambar
· Mempersentasikan
hasil diskusi tentang larutan elektrolit dan non elektrolit dari media
ilustrasi gambar
|
1. Menjelaskan
pengertian larutan elektrolit dan non elektrolit
|
|
2.
Menuliskan contoh-contoh larutan
elektrolit dan non elektrolit
|
|
3. Mengelompokkan
larutan ke dalam larutan elektrolit dan nonelektrolit
|
|
4. Menyimpulkan
hasil diskusi tentang larutan elektrolit dan non elektrolit
|
|
5.
Mempersentasikan hasil
diskusi tentang larutan elektrolit dan non elektrolit.
|
D.
Materi
Pengertian larutan
Larutan
adalah campuran homogen antara zat terlarut dan pelarut. Zat terlarut adalah
zat yang terdispersi ( tersebar secara merata ) dalam zat pelarut.Zat terlarut
mempunyai jumlah yang lebih sedikit dalam campuran. Ini biasa di sebut dengan
solute. Sedangkan zat pelarut adalah zat yang mendispersi atau ( fase
pendispersi ) komponen – komponen zat terlarut. Zat pelarut mempunyai jumlah
yang lebih banyak dalam campuran. Zat pelarut di sebut solvent.
Pengertian larutan elektrolit dan
larutan nonelektrolit
Larutan
elektrolit adalah larutan yang dapat menghantarkan arus listrik dengan
memberikan gejala berupa menyalanya lampu pada alat uji atau timbulnya gelmbung
gas dalam larutan .Larutan yang menunjukan gejala – gejala tersebut pada
pengujian tergolong ke dalam larutan elektrolit.
Larutan nonelektrolit adalah larutan
yang tidak dapat menghantarkan arus listrik dengan memberikan gejala berupa
tidak ada gelembung dalam larutan atau lampu tidak menyala pada alat uji.
Larutan yang menunjukan gejala – gejala tersebut pada pengujian tergolong ke
dalam larutan nonelektrolit.
Jenis – jenis larutan berdasrkan
daya hantar listrik
1.
Larutan elektrolit kuat
Larutan elektrolit kuat adalah
larutan yang banyak menghasilkan ion – ion karena terurai sempurna, maka harga
derajat ionisasi (ά ) = 1. Banyak sedikit elektrolit menjadi ion dinyatakan
dengan derajat ionisasi ( ά ) yaitu perbandingan jumlah zat yang menjadi ion
dengan jumlah zat yang di hantarkan. Yang tergolong elektrolit kuat adalah :
1.
Asam – asam kuat
2.
Basa – basa kuat
3.
Garam – garam yang mudah larut
Ciri – ciri
daya hantar listrik larutan elektrolit kuat yaitu lampu pijar akan menyala
terang dan timbul gelembung – gelembung di sekitar elektrode. Larutan
elektrolit kuat terbentuk dari terlarutnya senyawa elektrolit kuat dalam
pelarut air. Senyawa elektrolit kuat dalam air dapat terurai sempurna membentuk
ion positif ( kation ) dan ion negatif (anion). Arus listrik merupakan arus
electron. Pada saat di lewatkan ke dalam larutan elektrolit kuat, electron
tersebut dapat di hantarkan melalui ion – ion dalam larutan, seperti
ddihantarkan oleh kabel. Akibatnya lampu pada alat uji elektrolit akan menyala.
Elektrolit kuat terurai sempurna dalam larutan. Contoh : HCl, HBr, HI, HNO3,
H2SO4, NaOH, KOH, dan NaCL.
2. Larutan elektrolit lemah
Larutan
elektrolit lemah adalah larutan yang daya hantar listriknya lemah dengan harga
derajat ionisasi sebesar 0 < ά > 1. Larutan elektrolit lemah mengandung
zat yang hanya sebagian kecil menjadi ion – ion ketika larut dalam air. Yang
tergolong elektrolit lemah adalah :
1.
Asam – asam lemah
2.
Garam – garam yang sukar larut
3.
Basa – basa lemah
Adapun larutan elektrolit yang tidak
memberikan gejala lampu menyala, tetapi menimbulkan gas termasuk ke dalam
larutan elektrolit lemah. Contohnya adalah larutan ammonia, larutan cuka dan
larutan H2S.
3. Larutan non elektrolit
Larutan non
elektrolit adalah larutan yang tidak dapat menghantarkan arus listrik karena
zat terlarutnya di dalam pelarut tidak dapat menghasilkan ion – ion ( tidak
mengion ). Yang tergolong jenis larutan ini adalah larutan urea, larutan
sukrosa, larutan glukosa, alcohol dan lain – lain.
E. Metode, Pemdekatan,
Model Pembelajaran
|
Metode
|
:
|
Diskusi
|
|
Pendekatan
|
:
|
Scientific
|
|
Model Pembelajaran
|
:
|
Student team achievement divisions
|
F. Media, Alat, dan Sumber
Media
· LKS
· Spidol
· Papan
tulis
Sumber
Buku SMA/MA
Internet
G. Langkah-Langkah
Pembelajaran
|
KEGIATAN
|
AKTIVITAS
|
ALOKASI
WAKTU
|
|
|
GURU
|
SISWA
|
||
|
PNDAHULUAN
|
·
Guru membuka pelajaran dengan mengucap salam
·
Guru menciptakan suasana kelas yang religius dengan
mengajak siswa berdoa terlebih dahulu.
·
Guru memeriksa kehadiran siswa.
· Guru memberikan apersepsi untuk menggali
pengetahuan awal siswa melalui kegiatan tanya jawab serta memberikan
motivasi.
·
Guru menyampaikan tujuan pembelajaran.
|
· Siswa menjawab dengan memberi salam.
·
Siswa berdoa
·
Siswa memperhatikan guru dalam menyampaikan apersepsi dan
motivasi.
· Siswa mendengarkan tujuan pembelajaran yang disampaikan
oleh guru
|
5
menit
|
|
Inti
|
·
Guru menyampaikan
materi pelajaran.
·
Guru membagi siswa
dalam beberapa kelompok.
·
Guru membagikan LKS
untuk tiap kelompok.
·
Guru meminta
perwakilan kelompok menyampaikan hasil diskusinya.
·
Guru meminta siswa
untuk menyimpulkan hasil diskusinya.
·
Guru membagikan LKS
pada masing-masing siswa.
|
·
Siswa mendengarkan
penyampaian materi.
·
Siswa membentuk
kelompok.
·
Siswa menerima LKS
dan mengerjakannya.
·
Siswa menyampaikan
hasil diskusi
·
Siswa menyampaikan
kesimpulan.
·
Siswa menerima soal
evaluasi.
|
12
menit
|
|
Pendekatan
|
·
Guru menutup
pelajaran dan menyampaikan salam penutup
|
·
Siswa menjawab salam
dari guru.
|
|
Lembar
Penilaian 1 : KARAKTER
Format
Pengamatan Perilaku Berkarakter
Kelompok :
Hari/Tanggal :
Petunjuk:
Untuk setiap perilaku berkarakter berikut ini, beri
penilaian atas perilaku karakter setiap
kelompok menggunakan skala
berikut ini:
5 = Sangat
Baik 4 = Memuaskan
2 = Menunjukkan Kemajuan
1 = Memerlukan Perbaikan
|
No
|
Rincian
Tugas Kinerja (RTK)
|
1
|
2
|
4
|
5
|
Keterangan
|
|
1
|
Jujur
|
|||||
|
2
|
Tanggung Jawab
|
|||||
|
3
|
Teliti
|
Lembar
Penialaian 2: KETERAMPILAN SOSIAL
Format
Pengamatan Keterampilan Sosial Setiap Kelompok
Kelompok :
Hari/Tanggal :
Petunjuk:
Untuk
setiap keterampilan sosial berikut ini, beri penilaian atas keterampilan setiap
aktivitas kelompok itu menggunakan skala berikut ini:
5
= Sangat
Baik
4 = Memuaskan
2 = Menunjukkan Kemajuan
1= Memerlukan Perbaikan
|
No
|
Rincian
Tugas Kinerja (RTK)
|
1
|
2
|
4
|
5
|
Keterangan
|
|
1
|
Mengajukan pertanyaan
|
|||||
|
2
|
Menyampaikan ide/ pendapat
|
|||||
|
3
|
Menjawab soal tebak kata yang diberikan
|
SOAL Evaluasi
NAMA :
NIS :
KELAS :
|
Pilihlah salah satu jawaban yang
benar dengan memberi tanda silang ( X )
11. Larutan
garam dapat menghantarkan arus listrik. Hal ini menunjukkan bahwa larutan
tersebut…
a.
Bersifat
asam
b.
Larutan
non elektrolit
c.
Mengandung
ion
d.
Larutan
asam
e.
Bersifat
netral
22. Arus
listrik dapat mengalir melalui larutan elektrolit karena…
a.
Arus
mengalir dari kutub positif ke kutub negatif
b.
Media
memungkinkan terjadinya aliran listrik
c.
Lampu
menyala saat listrik dialirkan
d.
Muncul
gelembung gas
e.
Terdapat
ion-ion di dalam larutan yang dapat bergerak bebas
33. Asam
sitrat adalah asam yang terkandung dalam jeruk. Apabila diuji dengan alat uji
elektrolit ternyata lampu menyala. Namun, pada elektroda karbon terjadi
gelembung gas. Pernyataan yang benar mengenai fenomena di atas adalah...
a.
Asam
sitrat sedikit sekali yang terionisasi
b.
Asam
sitrat bereaksi dengan elektroda
c.
Alat
penguji rusak
d.
Asam
sitrat adalah non elektrolit
e.
Gas
yang terbentuk adalah asam yang menguap
44. Larutan
yang termasuk larutan non elektrolit adalah…
a.
Larutan
garam
b.
Larutan
asam asetat
c.
Larutan
cuka
d.
Larutan
sabun
e.
Larutan
urea
5. Berikut
adalah data hasil pengujian daya hantar listrik beberapa larutan :
|
No.
|
Larutan
|
Pengamatan
|
|
|
Nyala Lampu
|
Gelembung Gas
|
||
|
1.
|
P
|
Tidak Menyala
|
Ada
|
|
2.
|
Q
|
Tidak Menyala
|
Tidak ada
|
|
3.
|
R
|
Menyala
|
Ada
|
|
4.
|
S
|
Tidak Menyala
|
Ada
|
|
5.
|
T
|
Menyala
|
Ada
|
|
6.
|
U
|
Tidak Menyala
|
Tida ada
|
|
7.
|
V
|
Menyala
|
ada
|
Pasangan larutan yang termasuk
larutan eektrolit kuat adalah…
a.
P
dan Q c.
R dan T e. R dan S
b.
Q
dan U d. S dan V
6 6 Apabila
suatu senyawa elektrolit dilarutkan ke
dalam air maka akan…
a.
Mengalami
ionisasi membentuk ion positif dan ion negatif
b.
Larut
tetap sebagai molekul-molekul senyawa
c.
Terbentuk
gelembung-gelembung gas
d.
Terbentuk
endapan
e.
Semua
jawaban salah
77. Terdapat
tiga macam air dari sumber yang berbeda, yaitu air laut, air sungai, dan air
hujan. Setelah dilakukan pengujian dengan alat penguji elektrolit, ternyata
semua air tersebut dapat menyalakan lampu. Pernyataan yang benar dari peristiwa
tersebut adalah…
a.
Semua
air tidak mengandung zat terlarut dan bukan elektrolit
b.
Semua
air merupakan elektrolit, tetapi tidak mengandung zat terlarut
c.
Semua
air mengalami ionisasi, tetapi bukan merupakan elektrolit
d.
Partike-partikel
zat terlarut mengalami ionisasi dan merupakan elektrolit
e.
Semua
air merupakan elektrolit dan tidak mengalami ionisasi
88. Diketahui
beberapa larutan :
1)
Larutan
NaOH
2)
Larutan
NaCl
3)
Larutan
CuSO4
4)
Larutan
CH3COOH
5)
Larutan
NH3
Di antara larutan-larutan
tersebut yang merupakan elektrolit kuat adalah…
a.
1),
2), dan 3) d. 2), 4), dan 5)
b.
1),
3), dan 5) e. 3), 4), dan 5)
c.
1),
4), dan 5)
99. Larutan-larutan
berikut yang menimbulkan nyala terang jika diuji dengan alat penguji elektrolit
adalah…
a.
Air
hujan d. Air laut
b.
Air
teh e. Air gula
c.
Air
tanah
LKS
(LEMBAR KERJA SISWA)
LARUTAN
ELEKTROLIT DAN LARUTAN NON ELEKTROLIT
Nama anggota kelompok :
1.
2.
3.
4.
A. Indikator : 1. Mendfinisikan larutan elektrolit dan
larutan non elektrolit
2.
mengelompokkan larutan kedalam larutan elektrolit dan larutan non elektrolit
berdasarkan hantaran listriknya.
1. Larutan
elektrolit kuat yaitu larutan elektrolit yang mengalami ionisasi sempurna,
indikator pengamatan : lampu menyala terang dan timbul gelembung gas pada
lektrode contoh larutan elektrolit : larutan NaCl, tuliskan contoh reaksi dari
larutan elektrolit kuat :
................................................................................................................................
2. Larutan
elektrolit lemah, yaitu larutan elektrolit yang mengalami sedikit ionisasi,
indikator pengamatan : lampu tidak menyala atau menyala redup dan timbul gas
pada elektrode contoh : NH4OH. Tuliskan contoh reaksi dari larutan
elektrolit lemah.
.........................................................................................................................
Coba
kerjakan soal dibawah ini :
|
No.
|
Larutan yang diuji
|
Pengamatan
|
Jenis larutan elektrolit.
|
|
|
Nyala lampu
|
Elektrode
|
|||
|
1
|
A
|
Menyala terang
|
Banyak gelembung gas
|
|
|
2
|
B
|
Menyala terang
|
Banyak gelembung gas
|
|
|
3
|
C
|
Tidak menyala
|
Sedikit gelembung gas
|
|
|
4
|
D
|
Menyala redup
|
Sedikit gelembung gas
|
|
|
5
|
E
|
Tidak menyala
|
Tidak ada gelembung
|
|
Simpulkan
pengertian larutan elektrolit dan larutan non elektrolit.
|
Larutan
|
Devinisi
larutan
|
Indikator
pengamatan
|
Contoh
larutan
|
|
Elektolit kuat
|
|
|
|
|
Elektolit lemah
|
|
|
|
|
Non Elektrolit
|
|
|
|
KESIMPULAN :
KUNCI JAWABAN :
1.
NaCl (aq) Na+
(aq)+ Cl-(aq)
2.
NH4OH NH4+
+ OH
3. a.
Elektrolit kuat
b.
elektrolit kuat
c.
elektrolit lemah
d.
elektolit lemah
e.
non elektolit
bagus
ReplyDelete